Senin, 28 Januari 2013

Jiwamu setegar karang, bu Rama (secuil cerita dari KUTA)




 
Jiwamu setegar karang, bu Rama (secuil cerita dari KUTA)
Wajah senja sudah menyelimuti, namun keriput itu sedikit pudar akan pembawaan sifatnya yang ramah, humoris dan periang. Ya ibu Rama namanya yang berumur hampir tigaperempat abad. Yang ia sendiri saat kutanya tidak tahu berumur berepa hanya menjawab berumur banyak. Sosok kartiniini tegar memutuskan untuk mengadu nasib merantau kenegeri orang. Meluntang nasib menjual makanan ringan seadanya. Minuman, Roti, kacang, telur rebus, kopi seduh selalu menemani dirinya disudut belakang kamar ganti di tempat wisata pantai kuta. Ya, 26 tahun menggantung di tanah orang. 26 tahun dengan nasib tak menentu, dan 26 tahun karsa dalam hati membuana.
Sesaat aku memperhatikan wajahnya yang riang kala melayani seorang turis membeli minuman. Dari kejauhan nampak ia sangat mudah membaur seperti bertemu sahabat lama. Akupun penasaran, lalu kudatangi mereka yang tengah asyik mengobrol. dan, amazing !!tubuh yang seperti tidak berpendidikan itu ternyatamampu menguasai bahasa inggris dan jepang dengan lancar. Tersentak kagum.
Rasa penasaran semakin membuncah. Aku cari tahu tentang sosok ini. Dengan sengaja aku membeli roti dan memesan teh susu. Segera ia menyambutku hangat sambil berbicara bahasa jepang namun itu tidak kumengerti sama sekali. lalu Kucoba ngobrol dengan pertanyaan sederhana.  Suasana menjadi cair, tawa, senyum mencuat dari wajahnya. Aku senang, entah kenapa perasaan senang ini seperti berbeda. Apa ibu ini menggambarkan ibuku dikampung, aku nggak tahu. Pertanyaan dan pernyataan saling terlontar antara mulutku dan bu Rama. Cerita ngalor ngidul lepas. Cerita senang, lucu. Disela tertawa ibu Rama menceritakan cerita lucu tentang jeleknya wajah seorang bule yang tidak suka minum jamu, bu Rama pun tertawa lepas setelah mengekspresikan wajah bule tersebut. kehangatan seperti ini yang membuatku terkenang akan sosok yang melahirkanku. Ibu.
Spontan aku bertanya tentang anaknya.
Wajah riang tadi berubah kaku, diam sejenak. Lalu ia mulai bercerita. Suaranya bergetar seperti ada yang menyesak. Kutangkap matanya mulai berbinar.
“ ibu punya anak, sekarang dia sedang tugas di kalimantan. Dia seorang tentara Sudah 4 tahun tugas disana”. Lalu berhenti sejenak menghela nafas panjang. Kemudian melanjutkan ceritanya sedikit senyum lega.” Namanya hendra. anak semata wayang ibu satu-satunya. Waktu kecil ibu bawa dia kesini, setelah hendra beranjak besar ibu titipkan ke pamannya di banyuwangi. Dan bersekolah disana. Tiap bulan ibu mengirim uang tabungan ibu untuk biaya sekolahnya hanya sekarang aja ibu tidak mengirim, kan sudah punya penghasilan sendiri.”
“wah berarti sekarang uang ibu banyak dong,” godaku.
Ia hanya tersenyum. “yah bisa dibilang begitu, tapi dulu. Sekarang mah udah ludes. Sebulan yang lalu ibu kirim untuk bibi ibu dikampung. Beliau sakit keras. Jadi ibu kirim sebagian, yang sebagiannya lagi, sudah terkuras buat kebutuhan dagang ibu”.
Saat kutanya perihal anaknya menjenguk beliau, ibu itu hanya menggeleng kepala diam seribu bahasa, pandangannya terbuang jauh dilaut lepas, aura wajahnya seperti terombang-ambing dihempas ombak yang menggulung. Tapi setelah itu, dibalik pertanyaan yang aku tanyakan dia selalu menjawab dengan penuh kebanggan.  Bangga dengan apa yang ia perbuat untuk anaknya melebihi kecintaan pada diri sendiri. Meskipun tak bertemu, walaupun sudah bertahun-tahun tak bertatap muka. Namun jiwa seorang ibu benar-benar menjadi kesejatian pribadinya.Pengorbanannya tidak sebatas itu, ia menceritakan bagaimana perjuangan ia dan beberapa rekannya untuk mendapatkan sepetak area khusus tempat sholat. Meskipun mereka menggotong membayar bulanan, tapi mereka tetap tegar dan bangga karena bisa berbagi ditengah kehidupan yang sulit.
Di usia senjanya bu rama, tetap mengais hidup. Kesendirian, kesedihan, keterbelengguan. Namun, tegar. Ya ketegaranlah yang membuat ibu ini selalu bahagia. Bahagia mengisi hari dipulau dewata. Senyum pembeli dan turis yang menjadi obat pelipur lara ditengah pengembaraan hidup kesendirian.
Tetaplah pada keceriaanmu, meski engkau tidak tahu dimana rimba si buah hati yang kau banggakan. Entah bagaimana sanak keluarga menilaimu, teruslah menebar senyum kesederhanaan ditengah glamoritas kehidupan pantai Kuta.
Tetaplah tegar setegar karang dihempas ombak.
Mutiara itu masih berkilau ditengah pulau.
Rona itu masih memerah dibalik senja.
Satu pesan dari beliau “hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan meminta sebanyak-banyaknya”.
Dengan penuh takzim saya tulis untukmu bu Rama.. (-_-)

Minggu, 27 Januari 2013

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SISWA SE_PROVINSI JAMBI

                                                            PANDUAN PENULISAN

                            LOMBA KARYA TULIS PELAJAR SE-PROVINSI JAMBI

                   DALAM RANGKAIAN ACARA LCTK (LOMBA CEPAT TEPAT KIMIA)

                                              IKATAN MAHASISWA KIMIA (IMKI)

                                                            UNIVERSITAS JAMBI 


              TEMA    :    “Solusi Cerdas Untuk Generasi Kimia Berkarakter”

 SUB TEMA: Pendidikan
                       Teknologi
                       Sosial Budaya

MEKANISME LOMBA

1.    Lomba ini terbuka untuk seluruh pelajar  yang    masih aktif di seluruh SMA se- Provinsi Jambi.
2.  LKT ini boleh diikuti perseorangan atau tim yang diikuti maksimal terdiri dari 3 orang.
3. Karya Tulis yang dilombakan belum pernah menjadi finalis atau memenangkan kompetisi karya tulis sebelumnya di tempat yang lain.


1.  Penerimaan karya : 30 Januari - 14 April 2013

2.  Penjurian tahap 1  : 14 April - 17 April 2013
3.  Pengumuman 10 Besar : 18 April 2013 (Via Website, Facebook, E-mail dan telepon)
4.  Technical Meeting : 2013
5.  Grand Final / Penjurian tahap 2 : 2013
6.  Pengumuman pemenang : 2013

PENGHARGAAN
Hadiah bagi para pemenang adalah sebagai berikut
a. Juara I   : Trophy + Uang pembinaan level 1 + piagam penghargaan
b. Juara II  : Trophy + Uang pembinaan level 2 + piagam penghargaan
c. Juara III : Trophy + Uang pembinaan level 3 + piagam penghargaan


1.  Penerimaan naskah karya tulis dibuka mulai 2013.
2.  Peserta membayar Biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000/Judul
3.  Pembayaran dapat dibayarkan secara langsung ke sekre IMKI UNJA kampus mendalo atau dapat ditransfer melalui nomor rekening 0238024330 atas nama Ivo Hernawita
            *Peserta yang telah registrasi, silahkan kirim sms ke No. 082174183796  dengan format : Nama Ketua – Asal Universitas – Judul Karya Tulis
4. Peserta mengirimkan makalah Karya Tulis dalam bentuk pdf (dicompress ke bentuk zip/rar) dengan format nama file sebagai berikut: Nama ketua tim _ asal sekolah_ judul karya dikirim melalui E-mail ke: ivohernawita@ymail.com


SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut:
Bagian Awal
a.  Halaman Judul
1) Judul identik dengan huruf besar, hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.
2)  Nama penulis / Program Studi / Nomor Induk Mahasiswa dibuat dengan jelas.
3)  Asal Perguruan Tinggi ditulis dengan jelas.
4)  Tahun Penulisan.


b. Lembar Pengesahan
1) Lembar pengesahan memuat judul, bidang karya tulis yang dipilh, nama penulis, nomor induk, jurusan, nama universitas, alamat rumah, No.hp / E-mail, dan biodata pembimbing
2) Lembar pengesahan ditandatangani oleh ketua tim, Dosen Pembimbing.
3) Lembar pengesahan diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan.
SISTEMATIKA PENULISANMEKANISME LOMBA.
c. Kata Pengantar dari Penulis.
d. Daftar isi dan daftar lainnya yang diperlukan seperti Daftar Gambar, Daftar Tabel, dan Daftar Lampiran.
e.  Ringkasan karya tulis ditulis 1 halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi.

Bagian Inti
a. Pendahuluan
Bagian pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut:
1) Perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi karya tulis dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah.
2) Mengundang pertanyaan yang akan dijawab melalui penulisan
3) Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan.

b. Kajian Pustaka
Kajian Pustaka berisi:
1) Uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji.
2) Uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji.
c. Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan menguraikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan atau informasi, analisis-sisematis, mengambil simpulan, serta merumuskan saran atau rekomendasi.

d. Bagian Isi atau Pembahasan
Analisis permasalahan didasarkan pada data dan atau informasi serta Telaah Pustaka untuk menghasilkan gagasan yang kreatif atau menelurkan produk keluaran.

e. Bagian Penutup
1) Simpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan.
2) Saran yang disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan adopsi ide yang
diusulkan atau produk keluaran.

 Bagian Akhir
a. Daftar Pustaka
Dicantumkan untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan. Penulisan Daftar Pustaka untuk buku dimulai dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, tempat penerbit. Penulisan Daftar Pustaka untuk jurnal dimulai dengan nama
penulis, tahun, judul tulisan, nama jurnal, volume, dan nomor halaman. Penulisan daftar pustaka yang diperoleh dari internet ditulis alamat web site-nya.
b. Lampiran-lampiran (jika diperlukan).
c. Daftar Riwayat Hidup peserta minimal mencakup nama lengkap, tempat, dan tanggal lahir, alamat tempat tinggal, No.hp / E-mail, riwayat pendidikan, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih



a.     Naskah diketik rapi pada kertas A4 dengan jarak 1,5 spasi, font size 12, huruf Times New Roman, dengan batas pengetikan: samping kiri 4 cm, samping kanan 3 cm, batas atas 3 cm dan batas bawah 3 cm. Naskah ditulis maksimal 30 halaman (Belum termasuk halaman judul prakata, daftar isi, daftar tabel, Abstrak).
b.     Karya Tulis dikirim ke alamat email : ivohernawita@ymail.com
c.     Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak
menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, dll, sbb.



Alinea baru diketik sebaris dengan baris diatasnya dengan jarak 2 spasi. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok kedalam semuanya dan tanpa diberi tanda petik.



a.    Bagian pendahuluan yang meliputi halaman judul, kata pengantar, dan daftar isi memakai angka Romawi Kecil dan diketik sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya).
b. Bagian tubuh/pokok karya tulis sampai dengan bagian penutup memakai angka Arab (1, 2, 3, dan seterusnya) dan diketik di sebelah kanan atas.